Saturday, July 4, 2009

Saya ingin(lebih) tidak peduli(lagi) dengan pikiran orang lain

Beberapa hari ini begitu banyak sesuatu yg membuat saya Kesal..
saya mencoba sabar..
namun Emosi dalam diri masih sulit dikendalikan..
saya sudah mencoba sebisanya menjdai orang yang bertanggung jawab, sempurna di mata mereka dan mata saya, dan intinya menjadi orang yang lebih menyenangkan lg..

Ketika suatu pemicu ditekan..
dan bom yang ditanam di dareah yg strategis adalah C4..
kemungkinan satu wilayah sebesar kcamatan akan hancur...

kira2 begitulah perumpamaannya,
begitu banyak Hal-hal dan juga orang-orang yang membuat saya ingin meledak-ledak..

Tak bisa saya salahkan juga orang-orang,
karena 75% kemarahan terjadi ketika saya tidak bisa menahan emosi pribadi..

yang jelas saya kini lebih merasa sebagai "outsiders"..
termarjinalkan dari lingkungan yang saya buat dan saya kotak-kotaki sendiri..

saya terjebak..
ketika ingin beranjak unuk menjadi yg lebih baik lg...

Mungkin saya butuh pelatihan sejenis ESQ..
tapi saya sudah terlanjur kecewa karena ESQ hanya bersifat sementara..tidak kontinuitas..

mungkin caranya kini adalah untuk belajar Lebih tidak peduli lagi dengan orang lain..
sehingga(mungkin) orang lain akan sangat menjadi tidak perduli terhadap saya..
mungkin mereka senang membiarkan saya sekarat dengan kemarahan saya..
mungkin jg mereka bahagia pabila dengan adanya fakta..bahwa mahluk bebal seperti MOHAMAD PRIMA ANDIKA, mampus oleh kemarahannya..

Saya terlanjur kecewa dengan Lingkungan ini..
yang tidak membuat saya menjadi lebih baik..
Saya sangat kecewa dengan Diri saya ini..
yang tidak mampuuntuk mengatasi masalhanya sendiri..

Saya kecewa...
Saya Marah..
Biarkan saya menjadi tidak peduli..
semoga kamu senang..
apabila saya yg kamu pikir buruk atau baik ini,,,menderita..

Boleh kamu kecewa kalau ternyata saya tidak sebaik yang kamu kira..
Boleh kamu kecewa kalau ternyata saya lebih buruk dari pikiran kamu..

Tapi tolong jangan kecewa terhadap Tuhan saya,
Ia begitu baik terhadap saya dan kamu..

Wednesday, April 29, 2009

Mimpi dan Berjuang !!

from Andriewongso.com

Dikisahkan, pada tahun 1867, hiduplah seorang ahli teknik kelahiran Jerman bernama John Augustus Roebling. Ia bermimpi membangun sebuah jembatan yang menghubungkan Kota New York dan Long Island. Impian John tidak mendapat dukungan bahkan ditertawakan oleh banyak temannya. Mereka mengganggap proyek itu adalah ide yang paling gila dan impossible di zaman itu. Maka, John pun hanya bisa berbagi impian dengan anaknya, Washington Roebling. Washington juga seorang ahli teknik. Ayah dan anak itu berjuang bersama untuk mewujudkan impian itu.Ketika proyek itu baru berjalan beberapa bulan, terjadi kecelakaan yang fatal. Sayangnya, karena pertolongan yang terlambat, John Roebling tidak bisa diselamatkan. Sedangkan Washington, walaupun nyawanya selamat, tetapi mengalami cedera parah pada kepalanya yang mempengaruhi motoriknya. Washington menjadi lumpuh dan tidak mampu berbicara. Namun demikian, impaian ayahnya tentang jembatan tidak pernah padam dalam pikirannya. Suatu hari, saat Washington terbaring tidak berdaya di tempat tidurnya, ia melihat cahaya matahari melewati jendela kamarnya, menyilaukan dan menyakitkan mata. Segera ditutupnya kelopak matanya, dan saat itu pula, seakan Tuhan berbicara dengan pertanda, tiba-tiba muncullah sebuah kesadaran, "Hari ini aku masih bisa menikmati indahnya kilau mentari, artinya, Tuhan masih memberiku waktu untuk berbuat. Dan aku sadar, aku tidak boleh menyerah!" Dengan sekuat tenaga ia berkonsentrasi penuh dan berusaha untuk menggerakkan satu jarinya. Usaha yang dilakukan berulang-ulang dengan semangat dan konsentrasi penuh, ternyata tidak sia-sia. Dia berhasil menggerakkan jarinya! Perlahan-lahan, Washington mampu membuat kode untuk berkomunikasi dengan istrinya, Emily, melalui satu jari itu.Walaupun begitu perlahan pada awalnya, dengan cara seperti itulah, Washington memberi petunjuk kepada Emily untuk melanjutkan pembuatan jembatan. Semua instruksi diberikan kepada Emily dan kemudian disampaikan lebih lanjut kepada para pekerjanya yang setia membantu mewujudkan impiannya. Begitu berulang-ulang. Mereka melalui berbagai kendala yang tidak sedikit jumlahnya. Butuh waktu panjang untuk berjuang dengan semua sisa kekuatan dan ketegarannya, dan butuh waktu selama 13 tahun untuk mewujudkan impiannya. Akhirnya, pada tahun 1883, Jembatan Brooklyn (Brooklyn Bridge) berdiri megah di Kota New York, Amerika Serikat. Teman-teman yang luar biasa,Cerita di atas merupakan sebuah contoh bahwa pikiran positif dan perjuangan nyata mampu memegang erat mimpi dan bisa mewujudkan apa yang sekiranya tidak mungkin menjadi mungkin! Betapa luar biasanya kekuatan pikiran manusia! Pikiran manusia bisa membuat hidup menjadi sengsara atau bahagia, gagal atau sukses, biasa-biasa saja atau luar biasa. Kalau kita mengikuti pikiran yang negatif, maka kehidupan kita isinya akan negatif pula - hidup penuh kecemasan, pasif, ketakutan dan kekurangan. Namun jika kita mampu mengembangkan pikiran yang positif, optimis, dan senantiasa berpengharapan yang positif, serta punya komitmen tinggi dalam mewujudkan segala impiannya, maka kita akan hidup penuh gairah, syukur, gembira, sukses, dan bahagia... setiap hari.Mari kita pilih hidup dengan pola pikir yang positif. Kita pilih hidup dengan aktivitas yang positif. Dan kita pilih agar kualitas kita hidup berguna bagi kita dan bagi banyak orang...!Demikian dari saya, Andrie Wongso, action and wisdom motivation training.Success is my right! Salam sukses luar biasa!

Friday, April 24, 2009

Menertawakan Dunia...

Disini Kita Tertawa..
Melupakan kesalahan, kembali pada hakikat..
Berjuang tanpa jemu..
seperti aku dan bayanganku..kataku
seperti aku dan bayanganku..katamu
kita teguh, namun pada akhirnya tertawa.
Dunia ini terlalu konyol untuk aku dan kau..
Pada persimpangan berpisah namun Tujuan yang sama..
setiap langkah semangat terucap..
sikap membumi dan hati melangit..

Tertawa kita pada dunia..
karena segenggam semangat, tak akan pudar oleh keabsurdan dunia..
semoga di suatu dimensi kelak, dunia kita kembali seatap..
sebagai sahabat, kawan, saudara..
kita bersama Menertawakan dunia...menyambut kebahagiaan yang hakiki.

For Denanda 'Abe',,My friends, my brothers, keep fighting,,find your destiny!!